SEBAGAI RUNNER, BIKER, CLIMBER, & SNOWBOARDER YANG BERSEMANGAT,

kami terpicu untuk selalu menyempurnakan keahlian kami dengan menjelajahi wilayah baru dan menyingkirkan semua peralatan yang menghambat. Tujuan akhirnya adalah menemukan batasan kami dan berusaha melampauinya semaksimal mungkin, sekaligus menginspirasi orang lain untuk beraktivitas di luar rumah dan melakukan hal yang sama.

TONTON VIDEO LENGKAP AWAK JAYBIRD

EST. 2006

Kami sangat paham bagaimana rasanya ketika kabel terjerat di pepohonan, menempel ke tubuh karena keringat, atau rusak terkena air. Musik hadir untuk memicu kinerja, tetapi kabel panjang dan longgar yang terhubungkan ke perangkat audio selalu menghambat kita. Kita ingin merasa sebebas mungkin saat beraktivitas di alam luar dan tujuan kami adalah menciptakan headphone yang membuat kita lupa sedang memakainya. Dengan peak performance sebagai inspirasi kami, kami berusaha menciptakan secure-fitting, outdoor-tested wireless earbud dengan audio yang luar biasa. Oleh karenanya, pada tahun 2016, ketika setiap perusahaan headphone masih cukup puas memproduksi headphone berkabel, kami merilis wireless bud pertama yang didesain dan diinspirasi oleh para atlet.  

Kami berhasil menciptakan sebuah produk tanpa kabel dan terus berinovasi sejak saat itu. Bekerja dengan runner profesional membantu kami mendesain headphone mulus yang dapat disesuaikan di telinga setiap pemakainya sehingga mereka lupa sedang memakainya. Kami menyempurnakan uji sweat-proof untuk memastikan buds kami dapat tetap bertahan dalam olahraga berintensitas tinggi, cuaca yang tidak terduga, dan bahkan saat tidak disengaja masuk ke mesin cuci. Kemudian kami menangani permasalahan audionya.

APLIKASI

Jaybird App dimulai dengan pemikiran sederhana bahwa audio seharusnya menjadi pengalaman yang sangat pribadi. Saat kami menghabiskan waktu mengotak-atik speaker untuk menghadirkan audio yang lebih keras, tidak semuanya sepakat tentang unsur mana yang seharusnya berperan lebih besar. Sebagian dari kami menginginkan bass lebih keras agar adrenalin dapat terus dipompa di hari perlombaan sementara yang lain menginginkan vokal yang lebih tajam di podcast untuk membantu meredam rasa pegal setelah beraktivitas sekian kilometer jauhnya. Pada akhirnya, kami menyepakati opsi yang dapat melayani kedua skenario tersebut. Akhirnya kami meyakini bahwa pengendalian audio harus diserahkan ke tangan para pendengar dan pengalaman mendengarkan untuk audio yang mampu memotivasi jauh lebih dalam dari sekadar mengatur volume. Jadi kami menciptakan Jaybird App agar menghadirkan pengalaman membuai yang Anda ciptakan dan gunakan sebagai alat pelatihan pribadi. Dengan aplikasi ini, Anda dapat mengkustomisasi level EQ untuk setiap aktivitas, menyimpan preset audio di buds, dan berbagi preset Anda untuk membantu orang lain menemukan audio yang ideal guna melecut semangatnya dalam meraih kejayaan.

Setelah melihat seberapa banyak pengguna yang senang mendengarkan preset dari atlet lain, kami memutuskan untuk meningkatkan kualitasnya dengan mengintegrasikan Spotify untuk berbagi dan memberi penilaian pada playlist yang mampu memotivasi. Jaybird App terus berevolusi dan baru-baru ini telah menyertakan fitur Find My Buds yang memungkinkan Anda untuk melacak tempat terakhir buds Anda terhubungkan.

DENGAN TETAP SETIA
PADA FONDASI

penjelajahan dan inovasi, kami membentuk sebuah tim luar biasa yang terdiri dari para atlet dan penggemar yang setia. Dari mana pun wawasan itu diperoleh, baik di Running Performance Lab di Park City maupun umpan balik online dari para pendukung, kami berencana untuk terus berinovasi dan terus menghadirkan wireless sport headphone terbaik. Tujuan kami adalah menginspirasi Anda untuk beranjak ke luar rumah dengan musik Anda dan menemukan seluruh potensi Anda.

THE CREW IN ACTION